Sekprov Sulsel Lantik Pejabat Fungsional ditengah pandemi dengan Protocol Covid19.

Iklan Semua Halaman

Berminat Buat Website Seperti Ini. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami WhatsApp

Sekprov Sulsel Lantik Pejabat Fungsional ditengah pandemi dengan Protocol Covid19.

Jumat, 29 Mei 2020

Makassar - MEDIACYBER.ONLINE,-Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat fungsional lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji, Kamis, 28 Mei 2020.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, dan semua yang hadir menggunakan masker.
Pada kesempatan ini, Abdul Hayat menyampaikan, di masa pandemi proses administrasi harus tetap berjalan.
“Alhamdulillah, walaupun di tengah wabah Covid-19 ini, proses administratif dan koordinasi untuk pembangunan Sulsel, terkhusus kepada sumber daya manusia tetap bisa terlaksana. Karena itu, kepada saudara-saudara yang dilantik agar dapat memperkuat program pembangunan Sulsel kedepannya,” tuturnya.
Abdul Hayat juga menyampaikan harapannya di hadapan pejabat fungsional yang dilantik untuk mewujudkan reformasi birokrasi.
“Dengan dilantiknya pejabat fungsional lingkup Pemprov ini diharapkan pemerintahan kita menjadi kaya fungsi, ramping struktur,” tegasnya.
Adapun sembilan pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan yang ditandatangani Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yaitu, Rasni Palari dan Magdalena Rieuwpassa sebagai Perawat Madya pada RSUD Labuang Baji, dr. Namira Bachtiar dan dr. Ichwan Sapta Hadi sebagai Dokter Muda pada RSUD Labuang Baji. Sarlin Nur sebagai Arsiparis Madya pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Andi Darlianti sebagai Pustakawan Muda pada Badan Pengembangan Sumber daya Manusia. Hj. Ariati sebagai Arsiparis Madya pada Dinas Sosial, Nuraeni sebagai Arsiparis Madya pada Badan Kepegawaian Daerah. Jumriah sebagai Arsiparis Madya pada Biro Kesejahtraan Rakyat. (*)